Teladan dalam kebenaran
(I Yohanes 2:6)
“Barangsiapa menyatakan bahwa Ia ada didalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup” (I Yohanes 2:6)
Kata wajib hidup sama seperti Kristus yang dimaksud adalah menjadi teladan seperti Kristus.
Tema pekan keluaraga kali ini berbicara tentang menjadi teladan dalam keluarga adalah tema yang sangat tepat.
Mengapa tepat ?
Tepat karena banyak hal-hal yang tidak menjadi teladan. Seperti kisruh kepolisian dengan KPK di ibaratkan seperti buaya dengan cicak berseteru! karena mempertahankan kebenaran, bersitegang karena sama-sama merasa paling benar. Bukan pesimis, tetapi menjadi keprihatinan bersama bahwa dinegeri ini belum banyak memberikan keteladanan seperti teladan dan dalam kebenaran.
Peran keluarga sangat menentukan bagi setiap warga masyarakat, sebab keluarga adalah lembaga masyarakat dalam skala terkecil. Rumah tangga atau keluarga adalah tempat mendidik anak-anak untuk menjadi teladan dan keluarga memerankan peranan yang sangat penting, yang juga harus ditekankankan peranan orang tua untuk menjadi teladan dalam kebenaran terhadap anak-anaknya.
Sudahkah kita hidup dalam kebenaran ? mari pertanyaan ini menggugah hati kita untuk senantiasa hidup dalam kebenaran, sama seperti Kristus yang empunya kebenaran itu.
Kebenaran dapat kita lakukan apabila didasari dengan takut akan Tuhan, takut akan Tuhan berakibat hidup dalam kebenaran atau teladan didalam kebenaran.
Apa dampak hidup dalam kebenaran ? dampak hidup dalam yaitu : “Damai sejahtera, ketenangan, ketentraman (Yesaya 32:17)
Pada Pekan keluarga kali ini mengajak kita baik bapak-bapak, ibu-ibu (orang tua) dan anak-anak untuk menjadi teladan dalam kebenaran.
Bagi orang tua didiklah anak-anak dalam kebenaran, sebab kebenaran itu adalah harga yang tak ternilai. Dalam Amsal 23:23-24 dikatakan : “Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat didikan dan pengertian. Seorang ayah yang benar akan bersorak-sorak; yang memperanakkan orang-orang yang bijak akan bersuka karena Dia.”
Orang tua dan anak-anak senantiasa hidup dalam kejujuran dengan perkataan dan tindakan. Dalam Efesus 4:25 dinyakatan : “Karena itu buanglah dusta, berkatalah benar seorang kepada yang lain…,”
Jadilah teladan dalam kebenaran..!!!
Rabu, 11 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar