Rabu, 11 November 2009

KEMURAHAAN HATI

Teladan dalam kemurahan hati
(2 Korintus 8:7)


“Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhanuntuk membantu dan dalam kasihmu terhadap kami, demikian juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini” 2 Korintus 8:7)

Salah satu ciri orang yang telah lahir baru adalah orang itu murah hati (berbuat baik) dalam Galatia 5:22 dinyatakan Tetapi buah roh adalah : Kasih, suka cita, damai sejahtera, kesabaran, dan kemurahan, dan lain-lain.

Murah hati adalah sikap iman orang percaya, kita berbuat baik karena Allah terlebih dulu berbuat baik bagi kita, semuanya itu karena kasih-Nya kepada kita.
Yesus Kristus memberikan teladan bagi kita dalan hal kemurahan hati. Yesus Kristus menyatakan mujizatNya orang buta dapat melihat, orang lumpuh dapat berjalan dan yang lain itu semua karena kemurahan hati atau karena kasih yang telah Ia nyatakan.

Yesus juga disebut Gembala yang Agung, Ia mengetahui kawanan domba-dombaNya. Ia mencari domba-domba yang tersesat. Yesus datang kedunia ini oleh karena kemurahanNya untuk menebus dosa-dosa kita, Ia datang untuk mencari kita yang terhilang.

Sudahkah para orang tua telah memberikan teladan dalam hal kemurahan hati kepada anak-anaknya ?

Mari kita tanamkan sikap untuk saling berbagi terhadap sesama. Bermurah hati dengan senantiasa memiliki hati untuk menolong sesama. Dengan demikian apa yang diperintahkan Tuhan untuk mengasihi Tuhan Allah dan sesama dapat terwujud.

Kemurahan hati dengan menolong orang lain jangan kita mengharapkan pujian, tetapi ketika kita membantu orang lain hendaklah tergerak dari hati yang paling dalam. Menolong orang lain ! itulah yang harus kita lakukan tanpa harus melihat apa sukunya, apa rasnya, apa agamanya. Mari kita menolong orang lain dengan ketulusan hati.

Bencana alam yang dialami saudara-saudari kita hendaklah kita bantu sebab : Iman tanpa perbuatan hakekatnya adalah mati.

Sikap empati harus kita miliki,
Apa itu empati ?
Empati adalah merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain.
Mari kita menolong sesama ! Mari kita berbagi terhadap sesama.

Bertolong-tolonglah menanggung beban, saling berbagi..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar