Jumat, 23 Oktober 2009

KU DENGAR BERKATMU TURUN ( kj 235 )

Bapak jangan kau lewati, aku walau ku cemar
ku tak layak Kau dekati, namun rahmatMu besar
Aku pun, aku pun kasihani aku pun !


Syair lagu ini dikarang oleh Elizabet Harris Codner yang lahir tahun 1824, Dia adalah Istri seorang Pendeta Daniel Codner. Elizabet Codner pada suatu hari tertegun membaca kata-kata dalam Yehezkiel 34 :26. Kata -kata ini sangat tepat bahwa manusia perlu tiap hari dicurahi hujan berkat dan penyejuk oleh Roh Kudus.

Ketika Elizabet masih merenungkan ayat tersebut, ia mendapat laporan dari pelayanan Penginjilan tentang kegairahan rohani di Irlandia, Ia merasakan suka cita yang mendalam namun elizabet berharap orang Irlandia tidak hanya mendengar dan seperti penonton saja namun senantiasa menjadi pelaku Firman. Dengan mengutip Yeheskiel 34 : 26, kiranya orang Irlandia tercurahkan berkat.

Minggu berikutnya, Elizabet Codner tidak pergi ke gereja karena sakit, tetapi sambil mengingat tentang kegairahan rohani orang-orang Irlandia terilhami Ia menulis syair tersebut ( KJ 235 )

Beberapa waktu kemudian syair itu sampai di tangan William Batchelder Bradbury seorang komponis dan mengarang melodi lagu tersebut , itulah yang sampai ke kita sekarang. William sendiri andal dalam menciptakan lagu rohani, lagu-lagunya yang sangat terkenal yaitu : Indahnya saat yang teduh (KJ 454 ) Tenanglah kini hatiku (KJ 410 ) Yesus sayang padaku ( Kj 184 ) dan lain-lain.

1 komentar:

  1. Apakah kita tidak bisa membuat lagu yang bisa terkenal di dunia pak... sementara banyak dari kita yang mampu membuatnya.

    BalasHapus