Minggu, 11 Oktober 2009

BUDAYA KERJA DAN TEORI MAX WEBER

Keberhasilan sebuah perusahaan atau yang lain salah satunya terletak pada semangat kerja, atau memiliki ethos kerja. Bekerja adalah hakekat manusia yang diciptakan menurut gambar Allah, pekerjaan manusia memiliki penyorotan yang istimewa dalam Alkitab ( Yoh 5:17 )Memuliakan Tuhan bukan saja terbatas pada acara ibadah tetapi juga pada semua dimensi kehidupan yang artinya bahwa Tuhan juga berkuasa dalam kehidupan keluarga, pekerjaan dan juga kehidupan sosial. Dalam Tesis Max weber : The Protestant Ethic and The Spirit of Capitalism, memperlihatkana bahwa adanya hubungan doktrin agama dengan prilaku ekonomi. Max Weber melihat ada dua dimensi saling terpaut antara satu dengan yang lain dimana dorongan agama dan aktivitas manusia membawa dampak pada ekonomi.Menurut Weber, kapitalis modern timbul karena hasil kumulatif kekuatan sosial,ekonomi, politik dan agama. Pengaruh agama sangat menentukan berbagai kebijakan termasuk ekonomi. kaum Calvinis melakukan semangat kerja yang terinspirasi dari John Calvin yang mengatakan : kerja adalah keharusan demi kelangsungan hidup, bekerja keras menghilangkan kebimbangan religius. Dengan rahmat Tuhan yang menolong dalam kehidupan serta semangat kerja sebagai wujud ke berimanan. Bagi Weber, Ethos kaum Calvinis tidak hidup santai, proaktiv, dan optimis.Terinspirasi dari kaum Calvinis maka lahirlah tesis Max Weber tentang kapitalime dan budaya kerja. Bekerja itu adalah bagian dalam pelayanan,sebab bekerja itu adalah anugrah dari Allah karena Allah sedang membangun kerajaanNya di dunia ini, maka peran manusia dipanggil untuk turut bekerja, sehingga kita disebut sebagai: teman sekerja Allah.Dalam Matius 6: 25-34 dikatakan tentang bunga bakung, burung di udara yang diberikan kehidupan oleh Allah , hal ini tidak membuat kita tidak bekerja, tetapi ayat tersebut meneguhkan kita agar jangan kuatir dalam hidup ini. Dalam perumpamaan tentang Talenta (Matius 25 ) Allah memanggil kita untuk bekerja dengan tanggung jawab dan setia pada pekerjaan sebagai bagian dalam iman kita. Tuhan mengingatkan kita supaya berjaga-jaga dan bekerja sampai Ia datang kelak ( Markus 13 :35, Lukas 12 :17 )Rasul Paulus mengingatkan dan melarang kita untuk mencuri, korupsi. Barang siapa tidak bekerja lambat laun akan menjadi benalu atau parasit( Epesus 4:28 ) Bekerja adalah bagian dalam ibadah apabila jujur, bekerja keras, ORAET LABORA.ayo bekerja...!

1 komentar:

  1. Wah kalau boleh pak, tulisan2 seperti ini diperbanya untuk orgseperti saya ini, yang malas2. Mudah2 tulisan bapak bisa memotivasi saya... Thanks

    BalasHapus